Mengenal Sosok Jokowi saat Kecil

by

Masyarakat Indonesia tentunya sedang menanti-nanti waktu pemilihan presiden yang sebentar lagi akan dihelat. Kedua calon presiden juga telah melaksanakan debat capres yang selalu saja menyedot perhatian masyarakat tiap digelar. Joko Widodo atau yang biasa disapa sebagai Jokowi merupakan salah satu calon presiden RI yang saat ini juga masih menjabat sebagai presiden sejak 2014. Siapa sangka, bapak presiden Jokowi dahulunya ada serang pengusaha mebel di kota asalnya yaitu Solo. Membaca Jokowi berita memang selalu menarik untuk dibahas. Salah satunya mengenai kisah masa kecil pak Jokowi.

Masa kecil Jokowi

Joko Widodo atau Jokowi lahir pada tanggal 21 Jui 1961 di Surakarta. Bapaknya bernama Noto Mihardjo dan Ibunya ber nama Sudhiatmi. Bapak Jokowi merupakan anak pertama dari empat bersaudara, dimana semua adiknya perempuan. Kehidupan Jokoi kecil rupanya berasal dari keluarga yang sederhana atau kurang mampu. Hal ini menjadikan mental  Jokowi terasah sejak kecil menjalani hidup yang keras dan sulit. Waktu SD, pak Jokowi bersekolah di SDN 111 Tirtoyoso. Sejak kecil ia sudah mulai membantu orang tuanya memenuhi kebutuhan sekolah dan makan sehari-hari dengan bekerja serabutan mulai jadi ojek payung, kuli panggul juga berdagang. Selanjutnya di usia 12 tahun, Jokowi mulai bekerja sebagai tukang gergaji. Keahlian ini ia pelajari dari ayahnya, Noto Mihardjo. Pada usia itu pula, pak Jokowi pernah merasakan hidup yang pahit sebab rumahnya yang pernah tiga kai digusur. Hal ini rupanya jadi pelajaran berharga untuk pak Jokowi saat jadi pemimpin, diamna cara pikirnya terbentuk tentang bagaimana semestinya pak Jokoi mampu menertibkan pemukiman warganya.

Lulus dari SD, selanjutnya pak Jokowi tetap semangat bersekolah dengan meneruskannya ke jenjang yang lebih tinggi yaitu di SMPN 1 Surakarta. Lalu bersekolah di SMAN 6 Surakarta. Kemudian, selepas tamat dari SMA beliau meneruskan pendidikannya dengan bersekolah di perguruan tinggi yaitu Universitas Gajah Mada jurusan kehutanan. Dari kuliahnya tersebut, pak Jokowi banyak belajar menegnai teknologi pengoahan kayu hingga pemanfaatannya. Dari sinilah pak Jokowi mulai dikenal sebagai juragan mebel oleh teman-temannya. Tahun 1985, pak Jokowi lulus. Kemudian bertemu dengan bu Iriana, dan menikah pada 21 Desember 1986. Pak Jokowi memiliki tiga orang anak yang kini juga banyak dikenal dengan usaha kulinernya yaitu Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep. Rupanya bapak Jokowi juga pernah bekerja di perusahaan PT. Kraft Aceh, namun memilih mundur sebab tidak betah lalu mengukuhka niat mencoba bisnis mebel.

Usaha Bisnis Mebel milik pak Jokowi

Sebelum terjun ke bisnis mebel, rupanya pak Jokowi belajar lebih dulu dengan bekerja pada perusahaan pamannya di Solo. Baru kemudian, pak Jokowi membuka usaha kayunya sendiri yang ia beri nama CV. Rakabu yang diambil dari nama putra pertamanya pada tahun 1988. Binsinya mengalami pasang surut, bahkan pernah hampir saja bangkrut. Namun, usahanya bisa tetap bertahan setelah mendapat pinjaman untuk menambah modal dari Ibunya. Usahanya pun kembali bangkit.  Dari ketika mendalami bisnis mebel ini jugalah, pak Jokowi banyak mendapat inspirasi salah satunya ketika ia bisnis mebel di Eropa dan mendapati tata kota yang bersih. Hal ini menjadikannya ingin mewujudkan diri sebagai pemimpin yang baik serta mampu membuat tata kelola kota yang bagus. Lalu pada 2005, pak Jokowi dicalonkan sebagai calon walikota Solo oleh PKS dan PDI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *